Puluhan relawan dari Wilayah Donbas di Timur Ukraina telah menyiapkan pos-pos pemeriksaan untuk mencegah personil militer Ukraina agar tidak mencapai perbatasan Rusia, hal itu disampaikan oleh salah seorang organiser kepada media Russia Today (RT). Deputi Direktur grup bernama Milisi Rakyat Donbas (People’s Militia of Donbas), Sergey Tsyplakov kepada RT mengatakan kelompoknya sedang mengkoordinir para aktivis tak bersenjata dalam membentuk pos-pos (telah mencapai lebih dari 20 pos) di berbagai jalan di wilayah tersebut.
Blog ini berisi tulisan bertema politik, kesehatan, teknologi, pemrograman, opini atas kabar atau berita, hiburan, dan lain-lain.
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Selasa, 18 Maret 2014
Sabtu, 04 Januari 2014
Kapal AS Siap Hancurkan Senjata Kimia Suriah
Kapal Amerika Serikat alias AS sedang bersiap melakukan misi penghancuran senjata kimia Suriah, kapal kargo AS MV Cape Ray dijadwalkan berangkat menuju Mediterania dalam dua minggu dan menghancurkan senjata kimia Suriah di laut. Pekerja galangan kapal sedang mempersiapkan kapal Cape Ray untuk menjalankan misi.
Jumat, 15 November 2013
Mesir Ingin Tingkatkan Hubungan Bilateral Dengan Rusia
Mesir ingin meningkatkan hubungan bilateral dengan Rusia sebagaimana terjalin pada zaman Uni Soviet saat negara itu belum runtuh. Menteri Luar Negeri (Menlu) Mesir Nabil Fahmi menyampaikan keinginan mempererat hubungan bilateral kedua negara setelah pertemuan dengan rekan Rusianya, Sergey Lavrov di Kairo hari Kamis 14 Nopember.
Rabu, 13 November 2013
Topan Haiyan Filipina: Deplu AS Berupaya Ringankan Beban Korban
Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat (AS) bekerjasama dengan Tim Rubicon berupaya meringankan beban korban Topan Haiyan di Filipina dengan mengirimkan veteran ke Filipina dan semua wilayah yang rusak akibat dampak Topan Haiyan. Para veteran akan menggunakan keterampilan mereka termasuk keterampilan saat membantu korban Badai Sandy.
Selasa, 12 November 2013
Topan Haiyan, Pemerintah Filipina Umumkan Bencana Nasional
Pasca bencana Topan Haiyan yang meninggalkan ribuan korban jiwa, pengungsian skala besar, dan para korban yang masih hidup berjuang untuk bertahan hidup di tengah kelaparan, kehancuran, kekacauan, dan penjarahan, pemerintah Filipina mengumumkan negara dalam keadaan bencana nasional.
Topan Haiyan, Setelah Filipina dan Vietnam, Kini Hantam Cina
Topan Haiyan yang memicu turunnya hujan lebat di Cina Selatan wilayah Guangxi Zhuang dan Propinsi Hainan. 6 orang dilaporkan tewas, lima diantaranya tewas di Hainan dan satu lainnya tewas tenggelam di sekitar wilayah Guangzi Senin. Demikian dilaporkan kantor berita Xinhua.
Senin, 11 November 2013
Tiga Pelaku Bom Bandara Moskow Dihukum Seumur Hidup
Tiga orang pria pelaku bom bandara Moskow dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Putusan itu diambil sebuah pengadilan di Rusia setelah ketiga pelaku dinyatakan bersalah atas pengeboman terhadap bandara Domodedovo dan mengakibatkan tewasnya 37 orang tiga tahun lalu.
Ratusan Turis Rusia Hilang di Filipina
Diperkirakan hingga 300 orang turis asal Rusia hilang di Filipina, mereka terjebak di Manila dan wilayah lain akibat topan melanda negeri itu. Tidak ada komunikasi dengan para turis Rusia, lokasi pasti mereka belum diketahui. Sekretaris Ketiga Kedutaan Besar Federasi Rusia untuk Filipina Alexei Ilyuviev mengatakan belum ada kontak dengan para turis Rusia.
Putusan Mahkamah Keadilan Internasional Terkait Sengketa Kuil Thailand-Kamboja
Mahkamah Keadilan Internasional hari Senin 11 Nopember 2013 memutuskan seluruh wilayah sekitar kuil yang disengketakan dua negara, Thailand dan Kamboja, merupakan milik Kamboja. Kuil Budha kuno yang disengketakan adalah Preah Vihear, sebuah kuil Hindu berusia 900 tahun.
Langganan:
Postingan (Atom)